Pendidikan Multikultural disampaikan di perguruan tinggi bukan seperti di tingkat SMA, yang dimaksudkan supaya peserta didik memiliki sikap yang multikultural, tetapi untuk mendiskusikan ideologi multikultural itu sendiri. Sebagai ideologi yang diimpor dari Barat, multikultural meski dibongkar (deconstruct) konteks politiknya seperti di USA (White and Black), UK (Local and Immigrant) dan Australia (White and Aborigins) sehingga bisa diketaui apakah relasi antara mayoritas dan minoritas itu dalam konteks untuk memberdayakan (empowering) minoritas atau justru memperlemah (weakening) minoritas. Kalau yang terjadi adalah pilihan yang kedua, multikultural adalah ideologi terselubung dalam rangka melanggengkan dominasi mayoritas terhadap minoritas. Proses dekonstruksi ideologi multikultural dari Barat ini lalu akan dibandingkan dengan konteks politik Indonesia untuk menentukan ideologi multikultural seperti apa yang cocok untuk diterapkan di Indonesia.